My Blog

Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

Jumat, 02 Oktober 2015

Teori Etika Lingkungan

1. Teori Antroposentrisme
            Antroposentrisme adalah teori etika lingkungan yang memandang manusia sebagai pusat dari sistem alam semesta. Manusia dan kepentingannya dianggap yang paling menentukan dalam tatanan ekosistem dan dalam kebijakan yang diambil dalam kaitan dengan alam, baik secara langsung atau tidak langung.
            Nilai tertinggi adalah manusia dan kepentingannya. Hanya manusia yang mempunyai nilai dan mendapat perhatian. Segala sesuatu yang lain di alam semesta ini hanya akan mendapat nilai dan perhatian sejauh menunjang dan demi kepentingan manusia.
Oleh karenanya alam pun hanya dilihat sebagai obyek, alat dan sarana bagi pemenuhan kebutuhan dan kepentingan manusia. Alam hanya alat bagi pencapaian tujuan manusia. Alam tidak mempunyai nilai pada dirinya sendiri.

2. Teori Ekosentrisme
Ekosentrisme Berkaitan dengan etika lingkungan yang lebih luas. Berbeda dengan biosentrisme yang hanya memusatkan pada etika pada biosentrisme, pada kehidupan seluruhnya, ekosentrisme justru memusatkan etika pada seluruh komunitas ekologis, baik yang hidup maupun tidak. Karena secara ekologis, makhluk hidup dan benda-benda abiotis lainnya saling terkait satu sama lain. Oleh karenanya, kewajiban dan tanggung jawab moral tidak hanya dibatasi pada makhluk hidup. Kewajiban dan tanggung jawab moral yang sama juga berlaku terhadap semua realitas ekologis.

3. Teori Egosentris
Etika yang mendasarkan diri pada berbagai kepentingan individu (self). Egosentris didasarkan pada keharusan individu untuk memfokuskan diri dengan tindakan apa yang dirasa baik untuk dirinya. Egosentris mengklaim bahwa yang baik bagi individu adalah baik untuk masyarakat. Orientasi etika egosentris bukannya mendasarkan diri pada narsisisme, tetapi lebih didasarkan pada filsafat yang menitikberatkan pada individu atau kelompok privat yang berdiri sendiri secara terpisah seperti “atom sosial” (J. Sudriyanto, 1992:4). Inti dari pandangan egosentris ini, Sonny Keraf (1990:31) menjelaskan:
Bahwa tindakan dari setiap orang pada dasarnya bertujuan untuk mengejar kepentingan pribadi dan memajukan diri sendiri
Dengan demikian, etika egosentris mendasarkan diri pada tindakan manusia sebagai pelaku rasional untuk memperlakukan alam menurut insting “netral”. Hal ini didasarkan pada berbagai pandangan “mekanisme” terhadap asumsi yang berkaitan dengan teori sosial liberal.


4. Teori Biosentrisme
Teori Biosentrisme mengagungkan nilai kehidupan yang ada pada ciptaan, sehingga komunitas moral tidak lagi dapat dibatasi hanya pada ruang lingkup manusia. Mencakup alam sebagai ciptaan sebagai satu kesatuan komunitas hidup (biotic community).
            Inti pemikiran biosentrisme adalah bahwa setiap ciptaan mempunyai nilai intrinsik dan keberadaannya memiliki relevansi moral. Setiap ciptaan (makhluk hidup) pantas mendapatkan keprihatinan dan tanggung jawab moral karena kehidupan merupakan inti pokok dari konsern moral. Prinsip moral yang berlaku adalah “mempertahankan serta memlihara kehidupan adalah baik secara moral, sedangkan merusak dan menghancurkan kehidupan adalah jahat secara moral” (Light, 2003: 109).
            Biosentrisme memiliki tiga varian, yakni, the life centered theory (hidup sebagai pusat), yang dikemukakan oleh Albert Schweizer dan Paul Taylor, land ethic (etika bumi), dikemukakan oleh Aldo Leopold, dan equal treatment (perlakuan setara), dikemukakan oleh Peter Singer dan James Rachel.

5. Etika Homosentris
            Etika homosentris mendasarkan diri pada kepentingan sebagian masyarakat. Etika ini mendasarkan diri pada berbagai model kepentingan sosial dan pendekatan antara pelaku lingkungan yang melindungi sebagian besar masyarakat manusia.
            Etika homosentris sama dengan etika utilitarianisme, jadi, jika etika egosentris mendasarkan penilaian baik dan buruk suatu tindakan itu pada tujuan dan akibat tindakan itu bagi individu, maka etika utilitarianisme ini menilai baik buruknya suatu tindakan itu berdasarkan pada tujuan dan akibat dari tindakan itu bagi sebanyak mungkin orang. Etika homosentris atau utilitarianisme ini sama dengan universalisme etis. Disebut universalisme karena menekankan akibat baik yang berguna bagi sebanyak mungkin orang dan etis karena ia menekankan akibat yang baik. Disebut utilitarianisme karena ia menilai baik atau buruk suatu tindakan berdasarkan kegunaan atau manfaat dari tindakan tersebut (Sonny Keraf, 1990:34).
            Seperti halnya etika egosentris, etika homosentris konsisten dengan asumsi pengetahuan mekanik. Baik alam mau pun masyarakat digambarkan dalam pengertian organis mekanis. Dalam masyarakat modern, setiap bagian yang dihubungkan secara organis dengan bagian lain. Yang berpengaruh pada bagian ini akan berpengaruh pada bagian lainnya. Begitu pula sebaliknya, namun karena sifat uji yang utilitaris, etika utilitarianisme ini mengarah pada pengurasan berbagai sumber alam dengan dalih demi kepentingan dan kebaikan masyarakat (J. Sudriyanto, 1990:16).

6. Etika Ekosentris
            Etika ekosentris mendasarkan diri pada kosmos. Menurut etika ekosentris ini, lingkungan secara keseluruhan dinilai pada dirinya sendiri. Etika ini menurut aliran  etis ekologi tingkat tinggi yakni deep ecology, adalah yang paling mungkin sebagai alternatif untuk memecahkan dilema etis ekologis. Menurut ekosentrisme, hal yang paling penting adalah tetap bertahannya semua yang hidup dan yang tidak hidup sebagai komponen ekosistem yang sehat, seperti halnya manusia, semua benda kosmis memiliki tanggung jawab moralnya sendiri (J. Sudriyanto, 1992:243)
            Menurut etika ini, bumi memperluas berbagai ikatan komunitas yang mencakup “tanah, air, tumbuhan dan binatang atau secara kolektif, bumi”. Bumi mengubah  perah “homo sapiens” dari makhluk komunitas bumi, menjadi bagian susunan warga dirinya. terdapat rasa hormat terhadap anggota yang lain dan juga terhadap komunitas alam itu sendiri (J. Sudriyanto, 1992:2-13). Etika ekosentris bersifat holistik, lebih bersifat mekanis atau metafisik. Terdapat lima asumsi dasar yang secara implisit ada dalam perspektif holistik ini, J. Sudriyanto (1992:20) menjelaskan:
Segala sesuati itu saling berhubungan. Keseluruhan merupakan bagian, sebaliknya perubahan yang terjadi adalah pada bagian yang akan mengubah bagian yang lain dan keseluruhan. Tidak ada bagian dalam ekosistem yang dapat diubah tanpa mengubah dinamika perputarannya. Jika terdapat banyak perubahan yang terjadi maka akan terjadi kehancuran ekosistem.
Keseluruhan lebih daripada penjumlahan banyak bagian. Hal ini tidak dapat disamakan dengan konsep individu yang mempunyai emosi bahwa keseluruhan sama dengan penjumlahan dari banyak bagian. Sistem ekologi mengalami proses sinergis, merupakan kombinasi bagian yang terpisah dan akan menghasilkan akibat yang lebih besar daripada penjumlahan efek-efek individual.
Makna tergantung pada konteksnya, sebagai lawan dari “independensi konteks” dari “mekanisme”. Setiap bagian mendapatkan artinya dalam konteks keseluruhan.
Merupakan proses untuk mengetahui berbagai bagian.
Alam manusia dan alam non manusia adalah satu. Dalam holistik tidak terdapat dualisme. Manusia dan alam merupakan bagian dari sistem kosmologi organik yang sama.
            Uraian di atas akan mengantarkan pada sebuah pendapat Arne Naess, seorang filsuf Norwegia bahwa kepedulian terhadap alam lingkungan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu:
Kepedulian lingkungan yang “dangkal” (shallow ecology)
Kepedulian lingkungan yang “dalam” (deep ecology).
            Kepedulian ekologis ini sering disebut altruisme platener holistik, yang beranggapan bahwa hal ini memiliki relevansi moral hakiki, bukan tipe-tipe pengadu (termasuk individu atau masyarakat), melainkan alam secara keseluruhan (J. Sudriyanto, 1992:22).

7. Teosentrisme
            Teosentrisme merupakan teori etika lingkungan yang lebih memperhatikan lingkungan secara keseluruhan, yaitu hubungan antara manusia dengan lingkungan. Pada teosentrism, konsep etika dibatasi oleh agama (teosentrism) dalam mengatur hubungan manusia dengan lingkungan. Untuk di daerah Bali, konsep seperti ini sudah ditekankan dalam suatu kearifan lokal yang dikenal dengan Tri Hita Karana (THK), dimana dibahas hubungan manusia dengan Tuhan (Parahyangan), hubungan manusia dengan manusia (Pawongan) dan hubungan manusia dengan lingkungan (Palemahan).

8. Teori  Nikomakea
Teori  Nikomakea (bahasa Inggris: 'Nicomachean Ethics'), atau Ta Ethika, adalah karya Aristoteles tentang kebajikan dan karakter moral yang memainkan peranan penting dalam mendefinisikan etika Aristoteles. Kesepuluh buku yang menjadi etika ini didasarkan pada catatan-catatan dari kuliah-kuliahnya di Lyceum dan disunting atau dipersembahkan kepada anak lelaki Aristoteles, Nikomakus.
Teori  Nikomakea memusatkan perhatian pada pentingnya membiasakan berperilaku bajik dan mengembangkan watak yang bajik pula. Aristoteles menekankan pentingnya konteks dalam perilaku etis, dan kemampuan dari orang yang bajik untuk mengenali langkah terbaik yang perlu diambil. Aristoteles berpendapat bahwa eudaimonia adalah tujuan hidup, dan bahwa ucaha mencapai eudaimonia, bila dipahami dengan tepat, akan menghasilkan perilaku yang bajik.

9. Zoosentrisme
            Zoosentrisme adalah etika yang menekankan perjuangan hak-hak binatang, karenanya etika ini juga disebut etika pembebasan binatang. Tokoh bidang etika ini adalah Charles Brich. Menurut etika ini, binatang mempunyai hak untuk menikmati kesenangan karena mereka dapat merasa senang dan harus dicegah dari penderitaan. Sehingga bagi para penganut etika ini, rasa senang dan penderitaan binatang dijadikan salah satu standar moral. Menurut The Society for the Prevention of Cruelty to Animals, perasaan senang dan menderita mewajibkan manusia secara moral memperlakukan binatang dengan penuh belas kasih.

10. Antroposentris
Antroposentris yang menekankan segi estetika dari alam dan etika antroposentris yang mengutamakan kepentingan generasi penerus. Etika ekologi dangkal yang berkaitan dengan kepentingan estetika didukung oleh dua tokohnya yaitu Eugene Hargrove dan Mark Sagoff. Menurut mereka etika lingkungan harus dicari pada aneka kepentingan manusia, secara khusus kepentingan estetika. Sedangkan etika antroposentris yang mementingkan kesejahteraan generasi penerus mendasarkan pada perlindungan atau konservasi alam yang ditujukan untuk generasi penerus manusia.  
Etika yang antroposentris ini memahami bahwa alam merupakan sumber hidup manusia. Etika ini menekankan hal-hal berikut ini :
1)      Manusia terpisah dari alam,
2)      Mengutamakan hak-hak manusia atas alam tetapi tidak menekankan tanggung jawab manusia.
3)      Mengutamakan perasaan manusia sebagai pusat keprihatinannya
4)      Kebijakan dan manajemen sunber daya alam untuk kepentingan manusia
5)      Norma utama adalah untung rugi.
6)      Mengutamakan rencana jangka pendek.
7)      Pemecahan krisis ekologis melalui pengaturan jumlah penduduk khususnya dinegara miskin

8)      Menerima secara positif pertumbuhan ekonomi

   SUMBER : http://mariiaulfah.blogspot.co.id/2012/02/v-behaviorurldefaultvmlo.html 

Minggu, 15 Maret 2015

Penalaran, Proposisi dan Silogisme

1.    Jelaskan definisi penalaran & sebutkan jenis penalaran lalu jelaskan!
-          Definisi Penalaran
Penalaran adalah suatu proses berpikir manusia untuk menghubung-hubungkan data atau fakta yang ada sehingga saipai pada suatu simpulan
-          Jenis-Jenis Penalaran
1)      Penalaran Induktif
Adalah proses berpikir logis yang diawali dengan observasi data, pembahasan, dukungan pembuktian, dan diakhiri kesimpulan umum.
2)      Penalaran Deduktif
Adalah proses berpikir logis yang diawali dengan penyajian fakta yang bersifat umum, disertai pembuktian khusus, dan diakhiri simpulan khusus yang berupa prinsip, sikap, atau fakta yang berlaku khusus.

2.    Jelaskan definisi proposisi & berikan contohnya!
-          Definisi Proposisi
Proposisi adalah kalimat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data dalam penalaran untuk mencapai satu simpulan
Suatu proposisi mempunyai subjek dan predikat.Dengan demikian, proposisi pasti berbentuk kalimat, tapi tidak setiap kalimat dapat digolongkan ke dalam proposisi.
-          Contoh Proposisi
a)      Ayam adalah burung
b)      Indonesia menjadi Negara makmur

3.    Jelaskan definisi silogisme & jenisnya serta contohnya!
-          Definisi Silogisme
Silogisme adalah suatu bentuk proses penalaran yang berusaha menghubungkan dua proposisi yang berlainan untuk menurunkan kesimpulan sebagai proposisi ketiga.
-          Jenis-jenis silogisme :
1.    Silogisme Kategorial
Adalah silogisme yang terjadi dari tiga proposisi
Contoh :
Semua tumbuhan membutuhkan air. (Premis Mayor)
Akasia  adalah tumbuhan (premis minor).
Akasia  membutuhkan air

2.    Silogisme hipotetik
Adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi kondisional hipotesis.
Contoh
Jika hujan saya naik becak (mayor)
Sekarang hujan.(minor)
·Saya naik becak

3.    Silogisme alternative
Adalah silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif. Kalau premis minornya membenarkan salah satu alternatif, simpulannyaakan menolak alternatif yang lain.
Nenek Sumi berada di Bandung atau bogor.
Nenek Sumi berada di bandung
Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.

4.    Entimen
Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan kesimpulan
Contoh :
Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.


Sumber :
Arifin, Zaenal. E dan S. Amran Tasai. 2008. Cermat Berbahasa Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo
Alek dan H. Achmad H.P. 2010 . Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Rabu, 07 Januari 2015

Just For You♡


Ini pertama kalinya aku buat ini dan ini buat kamu :p 
maaf yaa kalo hasilnya seadanya gini hehe
happy anniv 7 month sipiit  kita ketemu tanggal 7 buat yang ketujuh kalinya 
semoga seterusnya yah kita sama-sama gini,  bareng teruus 
i love you so much sipiit 

Sabtu, 18 Oktober 2014

KIAT SUKSES DI BISNIS ONLINE

Perkembangan teknologi komunikasi, terutama berbasis internet, telah mendorong laju perekonomian. Sebab lewat dunia maya, kini banyak orang yang berlomba-lomba menjajakan bisnisnya. Baik berupa jasa maupun barang. Pada 2013 saja, bisnis online telah meraup pemasukan sekitar Rp 5,1 triliun. 

Mudahnya bertransaksi lewat internet pun membuat jumlah pemain di pasar ini kian meningkat. Hingga persaingan semakin ketat. Lantas apa yang harus Anda lakukan agar bisnis online tetap berjalan sukses?

Menurut praktisi bisnis online Tasya Mustika Putri (24), kunci agar usaha Anda berjalan sukses adalah kemampuan meraih kepercayaan konsumen. Sebab dalam bisnis online, pembeli tak dapat berinteraksi langsung dengan penjual. Pun tak bisa melihat atau menyentuh barang yang Anda tawarkan. Karena itu, tampilan situs serta layanan yang Anda berikan harus mampu meyakinkan dan memuaskan pelanggan.

“Sebelum menjalankan bisnis online, Anda harus mengutamakan pelayanan dan kualitas dari produk,” ktaa Tasya ke Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, Kamis, 2 Oktober 2014. “Jika sudah menjalankan kedua poin itu, Anda akan dengan mudah mendapatkan kepercayaan dari konsumen.”


Memperoleh rasa percaya konsumen memang tidak mudah. Selain menjaga kualitas produk dan pelayanan, Anda juga mesti memberikan bukti nyata pada mereka. Misalnya dengan memamerkantestimonial atau rekomendasi para pelanggan. “Jangan malu atau segan untuk meminta testimonial dari pembeli. Lama kelamaan, tanpa diminta pun mereka akan dengan senang hati berbagitestimonial atas produk Anda,” ujar perempuan yang sudah berbisnis online sejak 2008 itu.

Anda perlu juga memerhatikan tampilan produk yang menarik. Seperti memajang foto produk dengan kualitas bagus, elegan, namun tidak mengubah keaslian warna serta bentuk produk. Dan jangan sampai Anda dengan sengaja memoles produk sebagus mungkin saat pemotretan. Padahal produk asli tak seindah di gambar. Jika sudah begini, pembeli akan merasa tertipu secara tak langsung. “Bisa-bisa mereka menjadi enggan untuk kembali membeli produk Anda,” kata dia.

Karena Anda menggeluti bisnis secara online, ada beberapa perintilan teknis yang harus mendapatkan perhatian. Seperti domain dan konfigurasi website yang Anda pilih. Kedua hal itu harus ramah untuk pembeli. 


Tasya sendiri tidak terlalu rumit dalam memilih domain situs web untuk bisnisnya. Namun ia tetap harus rajin mempromosikan alamat situs melalui media sosial, misalnya Facebook atau Twitter. Dan yang terpenting, alamat situs mesti ramah dengan mesin pencari. “Atau meningkatkan SEO-nya,” kata dia. 


Anda juga perlu memperhatikan perihal garansi produk. Konsumen tentu akan lebih memilih produk yang menawarkan garansi. Untuk yang satu ini, Tasya memberikan garansi tergantung dengan jenis produk. Bila barang elektronik, tentu lengkap dengan jaminan garansi. Namun jika berbisnis baju seperti Tasya, Anda tidak bisa langsung menawarkan garansi. Sebab pemesanan pakaian tergantung dengan ukuran yang biasa dipakai. “Karenanya, istilah make sure before you booked menjadi hal penting dalam dunia online shop,” kata Tasya.



Sumber :

https://id.she.yahoo.com/kiat-sukses-di-bisnis-online-073218529.html

MAKANAN DAN MINUMAN YANG HARUS DIHINDARI DIKONSUMSI PADA SAAT YANG BERSAMAAN

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam metode food combining ternyata ada beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari untuk dikonsumsi pada waktu yang bersamaan
Berikut makanan dan minuman yang harus dihindari untuk dikonsumsi dalam waktu yang bersamaan:
1.     Kedelai dengan bayam
Banyak orang yang sering memasak sayur bayam dengan lauk tempe yang notabene terbuat dari kedelai. Perlu diketahui bahwa kedelai tidak cocok dikonsumsi bersamaan dengan bayam. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena bayam mengandung asam oksalat yang dapat bereaksi dengan kalsium yang terkandung pada kedelai dan di dalam usus membentuk endapan yang tidak dapat larut yaitu kalsium oksalat. Kedelai dan bayam yang dimakan bersamaan akan mempengaruhi penyerapan kalsium sehingga menyebabkan penyumbatan di perut.

2.    Kedelai dengan bawang hijau
Kedelai mengandung banyak nutrisi seperti protein dan kalsium, sedangkan bawang hijau mengandung banyak asam oksalat. Ketika kalsium dan asam oksalat bertemu, asam oksalat akan menghancurkan kalsium. Konsumsi kedelai dan bawang hijau bersamaan dapat mempengaruhi penyerapan kalsium. Apabila kebiasaan ini dilanjutkan dalam jangka waktu yang lama, maka tubuh akan kekurangan kalsium yang kemudian menyebabkan kejang, osteomalacia (menurunnya kadar mineral tulang), dan patah tulang.

3.    Susu kedelai dengan telur
Telur merupakan makanan yang kaya akan protein. Berbeda dengan susu kedelai yang dapat mengurangi aktivitas dari enzim protease, yang digunakan oleh tubuh untuk membantu memetabolisme protein. Tubuh tidak akan mendapat protein yang baik dari telur jika dikonsumsi bersamaan dengan susu kedelai.

4.    Susu dengan coklat
Susu dan coklat tidak cocok untuk dikonsumsi bersamaan. Susu kaya akan protein dan kalsium, sedangkan coklat banyak mengandung asam oksalat. Kalsium dari susu dan asam oksalat coklat dapat membentuk kalsium oksalat yang selain tidak mudah larut dalam tubuh, juga dapat menyebabkan diare apabila mereka dimakan bersamaan.

5.    Susu dengan berbagai jenis sayuran
Zat kimia yang terkandung di dalam sayuran ini bisa memberikan efek negatif terhadap proses metabolisme kalsium dari produk susu.

6.    Susu dengan buah pomelo
Asam pada buah pomelo apabila dicampur dengan protein yang terdapat dalam susu akan membuat perut terasa kembung. Asam ini juga dapat merangsang perut secara berlebih dan menyebabkan diare.

7.    Susu dengan berbagai buah
Kita tentu sering memakan sup buah yang didalamnya terdapat berbagai macam buah-buahan seperti stroberi, apel, buah naga, kolang kaling, kelapa, melon dll.. Buah-buahan ini seharusnya tidak dikonsumsi bersamaan dengan susu. Buah-buahan banyak mengandung asam sehingga tidak baik dikombinasikan dengan susu yang tinggi protein. Asam akan mengikat protein sehingga akan sulit dicerna oleh tubuh.

8.    Asam laktat (terdapat pada yoghurt dsb) dengan ham
Yoghurt yang dikonsumsi bersamaan dengan ham dan daging dalam sandwich dapat menyebabkan kanker. Biasanya produsen menambahkan nitrat untuk mencegah pembusukan dan botulinus untuk memperpanjang pelestarian produk daging. Ketika bertemu nitrat asam organik, itu bisa berubah menjadi nitrosamine dan bersifat karsinogen.

9.    Daging dengan buah semangka
Semangka disebut buah yang “dingin” dalam makanan, sedangkan daging (misalnya daging kambing) merupakan sebaliknya (panas). Ketika dikonsumsi bersamaan, efek bergizi dari daging kambing akan menurun secara drastis. Bagi penderita asthenia limpa, hal ini dapat membahayakan energi dan mengganggu limpa dan lambung.

10. Daging dengan cuka

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, daging merupakan makanan “panas”, sedangkan cuka adalah “hangat”. Apabila kedua makanan ini dimakan bersamaan, mereka dapat meng-over-aktifkan energi dan sirkulasi. Menurut Compendium of Materia Medica, sebuah buku tentang pengobatan herbal Cina, makan kambing dan cuka pada saat yang bersamaan akan merugikan jantung.

11.  Sapi dan chestnut
Chestnut mengandung vitamin C yang dapat bereaksi dengan mikro di daging sapi sehingga akan mengurangi gizi chestnut. Kombinasi kedua makanan ini tidak baik untuk pencernaan dan dapat menyebabkan dispepsia.

12. Kepiting dengan teh
Mengkonsumsi kepiting dengan teh secara bersamaan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Ketika memakan kepiting, cairan lambung akan diencerkan oleh teh. Teh mengandung asam tannic sebanyak yang dimiliki buah kesemek. Hal ini tidak hanya mengganggu asimilasi, tetapi juga mengurangi kemampuan lambung untuk mensterilkan.

13. Udang dan vitamin C
Resiko serius akan dialami seseorang yang memakan udang bersamaan dengan makanan atau minuman yang mengandung vitamin C (misalnya saja es jeruk). Pada dasarnya udang mengandung Arsenic Pentoxide (As2O5) dan jika bertemu dengan suplemen mengandung Vitamin C, akan terjadi reaksi kimia di dalam perut yang mengubah As3O5 menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yang sangat beracun. Hal ini dapat mengakibatkan hati, jantung, ginjal, pembuluh darah rusak, usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga seseorang tersebut meninggal dengan kelima panca indera mengeluarkan darah.
Untuk itu, hindarilah mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung vitamin C bersamaan atau segera setelah menyantap hidangan dengan menu udang.

14. Buah kesemek dengan kentang manis
Asam hidroklorik yang dihasilkan oleh kentang dapat menyebabkan buah kesemek mengendap dalam tubuh apabila dikonsumsi bersamaan. Hasil endapan tersebut tidak dapat larut, sehingga akan mengganggu pencernaan.

15. Beberapa buah-buahan dengan makanan laut
Beberapa jenis buah, misalnya buah anggur, delima atau kesemek, sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan makanan laut, karena akan menyebabkan mual dan perut kembung serta rasa sakit pada perut dan diare. Hal ini dikarenakan buah-buahan tersebut mengandung tannin yang jika digabungkan dengan protein dapat menghasilkan zat yang tidak larut dan tidak bisa dicerna oleh tubuh. Untuk menghindari hal ini, konsumsilah buah-buahan tersebut dengan jarak waktu sekitar 4 jam setelah mengkonsumsi makanan laut.

16. Wortel dengan lobak putih
Lobak putih mengandung vitamin C dan kandungan di wortel dapat merusaknya apabila dikonsumsi bersamaan. Oleh karena itu, makanlah kedua jenis sayuran tersebut secara terpisah untuk mendapatkan nutrisi terbaik.

17. Kesemek dan ubi jalar
Memakan kesemek dan ubi jalar pada saat yang sama dapat menyebabkan berbagai efek negatif. Selain penyumbatan di perut, proses fermentasi gula yang terdapat pada ubi jalar di dalam perut, juga akan meningkatkan asam lambung. Di lain sisi, memakan buah kesemek dengan ubi jalar bersamaan dapat menyebabkan perdarahan lambung atau tukak lambung.

Selain berbagai jenis makanan dan minuman di atas, masih terdapat makanan dan minuman yang tidak boleh dikonsumsi bersamaan karena akan menimbulkan keracunan, yaitu:
-      Buah semangka dengan susu. Setelah memakan buah semangka jangan langsung meminum susu.
-      Buah manggis dengan minuman yang mengandung gula. Setelah memakan buah manggis jangan langsung meminum minuman yang mengandung gula.
-      Buah durian dengan bir. Setelah memakan buah durian jangan langsung meminum bir.
-      Buah pir dengan madu. Setelah memakan buah pir jangan langsung meminum madu. Hal ini akan merusak lima organ penting dalam tubuh dan beresiko kematian.
-      Madu yang baik untuk tubuh juga perlu dihindari apabila dikonsumsi dengan beberapa makanan berikut, karena akan menyebabkan resiko yang serius.

Konsumsi madu dengan bawang akan menyebabkan kerusakan mata.
Konsumsi madu dengan tahu Jepang (Tofu) akan merusak pendengaran.
Konsumsi madu dengan susu kacang kedelai akan menyebabkan gangguan pencernaan dan merusak pendengaran.
Konsumsi madu dengan teh akan mengganggu pencernaan.
Konsumsi madu dengan kepiting menyebabkan keracunan.

Jadi mulai saat ini, hati-hati melakukan food combining atau mengkombinasikan makanan, bisa-bisa bukan gizi yang masuk, melainkan racun kedalam tubuh.

Sumber :
http://evoucher.co.id/blog/2014/10/beberapa-makanan-dan-minuman-yang-harus-dihindari-dikonsumsi-pada-saat-yang-bersamaan.html